Ci 100 ( Sakit Kritis )

Kebutuhan masyarakat akan asuransi yang bisa memberikan manfaat perlindungan maksimal terhadap berbagai Sakit Kritis yang mengancam nyawa baik di Indonesia maupun dunia sangatlah tinggi.

Kenapa ?

Karena sudah di akui bahwa umumnya resiko yang di tanggung oleh orang yang terkena penyakit kritis adalah :

  • Selain bisa mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan , resiko terburuknya adalah tidak sembuh sampai menyebabkan kematian 
  • Bisa menyebabkan Cacat Total Tetap bila tidak sembuh , misalnya Stroke 
  • Karena kalau sampai Cacat Total Tetap , otomatis akan kehilangan produktifitas , tidak bisa bekerja lagi
  • Karena tidak produktif atau tidak bisa bekerja otomatis akan kehilangan penghasilan.
  • Sangat membutuhkan waktu penyembuhan yg lama dan biaya yang sangat besar untuk pengobatannya.
  • Biayanya pengobatan bisa menguras uang tabungan bahkan aset dan harta kekayaan akan habis terjual bila tidak punya asuransi sakit kritis.
  • Penderita akan kehilangan gairah dan kualitas  hidup 
  • Penderita dan keluarga akan terbeban dan terancam terlantar kehidupan ekonomi dan sosialnya.

“Apa manfaat utama dan keuntungannya bila kita punya asuransi penyakit kritis ???”

  • Gunanya asuransi adalah untuk memindahkan resiko si nasabah (Tertanggung) kepada perusahaan asuransinya sebagai penjamin.
  • Jadi manfaat asuransi Sakit kritis , bila nasabah terkena sakit kritis , dia akan mendapatkan Uang Pertanggungan (UP) atau santunan cash dari perusahaan asuransi sebesar UP yang di ambil.
  • Santunan ini sebagai pengganti penghasilan si nasabah yg hilang , karena umumnya penderita penyakit kritis akan lama sembuhnya , bila tidak sembuh bisa menderita cacat total .Otomatis dia tidak bisa bekerja kembali dan akan kehilangan penghasilannya.
  • Bila si nasabah adalah pencari nafkah dan punya keluarga , maka Santunan / Uang Pertanggungan yg di peroleh ini akan sangat berguna sekali bagi si penderita dan keluarganya , sehingga selama pencari nafkah tidak bisa bekerja dan kehilangan penghasilan Uang santunannya bisa di gunakan untuk pengobatan dan membiayai hidup sehari-hari dia dan keluarganya.
  • Mengamankan Uang tabungan , Aset dan harta kekayaan  tidak harus terjual untuk membiayai mahalnya pengobatan sakit kritis  

Contoh besarnya biaya pengobatan Sakit Kritis :

– Biaya Pengobatan Sakit Jantung :
  • Kateterisasi / tindakan invasif pra-bedah : Rp 30 juta – Rp 50 juta
  • Pemasangan ring / angioplasty : Rp 60 juta – Rp 90 juta per ring
  • Bypass jantung : Rp 150 juta – Rp 250 juta
  • Cangkok jantung : > Rp 1 miliar

Biaya tersebut belum termasuk biaya pemeriksaan laboratorium, perawatan setelah bedah, konsultasi pra dan pasca pengobatan, dan obat-obatan lanjutan.

Bahkan, seluruh biaya tersebut terus mengalami peningkatan setidaknya sebesar 13% tiap tahunnya.

Biaya Pengobatan Sakit Kanker :

Begitu terdiagnosa penyakit kanker, maka Anda harus siap untuk mengeluarkan dana sebesar Rp 100 juta perbulan.

Menurut keterangan Dr. Ulfana Said Umar, Wakil Sekretaris Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengatakan,

biaya pengobatan kanker dibutuhkan sekitar Rp 102 juta – Rp 106 juta per bulan.

Diagnosa awal membutuhkan dana sekitar Rp 10 juta.

Bila dapat dioperasi, dibutuhkan Rp 25 juta – Rp 29 juta.

Biaya itu belum termasuk kemoterapi dengan biaya Rp 2 juta – Rp 6 juta setiap sesi, dan setidaknya harus dilakukan 6 kali terapi.

Tahukah Anda resiko terburuknya bila tidak memiliki asuransi Sakit Kristis ?

Rela kah Anda bila uang tabungan , aset dan harta kekayaan Anda perlahan habis untuk pengobatan Sakit Kritis ? 

Sudahkah Anda melakukan antisipasi sejak dini dengan ikut asuransi jiwa dan kesehatan , terutama ASURANSI SAKIT KRITIS ?

Untuk itu Allianz sebagai perusahaan asuransi terbaik di dunia menciptakan produk unggulan yang bernama Critical Illness Plus (CI+) Allianz yang bisa Anda manfaatkan untuk melindungi Anda dari resiko Sakit Kritis.

Critical Illness Plus atau  (CI+) Allianz  

Sekilas Produk dan Keunggulan

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 100 kondisi penyakit kritis. Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah. Manfaat yang diterima pun tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.

CI 100 juga menyediakan Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Tindakan Invasif Penyakit Arteri Koroner serta Komplikasi Diabetes. C1 100 memiliki masa pertanggungan sampai dengan usia 100 tahun, usia masuk yang fleksibel yaitu 5-70 tahun, dan Uang Pertanggungan (UP) yang komprehensif.

Keunggulan

  • Melindungi Anda dari 100 kondisi penyakit kritis.
  • Masa Perlindungan hingga usia 100 tahun.
  • Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 5 tahun hingga 70 tahun.
  • Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.
  • Klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

Table 100 kondisi sakit kritis

Table 1 100 kondisi sakit kritis

Beberapa Pertanyaan tentang Ci 100 Allianz

T: Bagaimana cara memiliki CI 100?
J: CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan atau rider. Oleh karena itu, Anda terlebih dahulu harus memiliki asuransi jiwa yang disediakan oleh Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai polis dasar Anda. Klik di sini untuk melihat pilihan produk asuransi jiwa. SHOW LESS DETAILS

T: Bagaimana cara memiliki CI 100?

J: CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan atau rider. Oleh karena itu, Anda terlebih dahulu harus memiliki asuransi jiwa yang disediakan oleh Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai polis dasar Anda. Klik di sini untuk melihat pilihan produk asuransi jiwa.

T: Apa saja kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI100?

J: Silakan klik di sini untuk mengetahui 100 kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI 100. Selain itu, CI 100 juga memiliki Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Komplikasi Diabetes.

T: Siapa saja yang dapat menjadi peserta CI100?

J: Siapa pun yang berusia 5 tahun – 70 tahun dan sudah memiliki polis asuransi jiwa dari Asuransi Allianz Life Indonesia.

T: Berapa lama masa perlindungan yang diberikan CI 100?

J: CI100 memberikan masa perlindungan hingga usia 100 tahun.

T: Apa yang dimaksud dengan Survival Period?

J: Survival Period dalam CI 100 adalah 7 Hari untuk semua kondisi penyakit. Survival Period adalah jangka waktu seseorang bertahan hidup setelah didiagnosis kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI 100. Perusahaan asuransi akan membayarkan Manfaat bila seseorang melewati jangka waktu yang disyaratkan dalam Survival Period tersebut.
 

T: Apa yang dimaksud dengan Masa Eliminasi?

J: Masa Eliminasi adalah masa tunggu yang berlaku hingga seseorang dapat mendapatkan manfaat polis. Masa Eliminasi pada CI 100 adalah 90 hari setelah dimulainya pertanggungan.

T: Bagaimana cara membayar premi asuransi saya?

J: Secara umum, premi bisa dibayarkan secara bulanan, triwulan, semesteran, dan tahunan. Pembayaran premi CI100 mengikuti cara pembayaran polis dasar. Contohnya, bila polis dasar asuransi jiwa dibayar setiap satu bulan sekali, premi CI100 pun dibayar setiap satu bulan sekali.

T: Bagaimana cara mendapatkan manfaat CI100 saat saya atau keluarga terdiagnosis kondisi penyakit kritis?

J: Ikuti prosedur klaim asuransi jiwa dan kesehatan pada link ini atau hubungi AllianzCare di 1500 136 atau +62 21 2926 9999. Allianz akan membantu Anda dengan Formulir Klaim dan Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Klaim. Manfaat CI100 sesuai tahapan kondisi penyakit kritis, bisa dilihat di sini ((insert link 100 Kondisi Penyakit Kritis).

T: Bagaimana cara membeli CI100?

J: Anda bisa langsung menghubungi saya :

Endang Abdillah ( Agen Allianz Indonesia ) | Hp/Wa : 0822-9182-4812 | Email : abdillahsailan@gmail.com

#Pengecualian

Pengecualian Klaim Ci 100

12 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *